Sebagian kita sebagai seorang guru yang setiap hari berkecimpung dalam dunia belajar mengajar tentu saja sudah mengenal apa yang dimaksud dengan Multimedia Pembelajran Interaktif atau sering disingkat MPI. Langsung terbayang diangan-angan bentuk dan rupa sebuah MPI sebuah mata pelajaran. Kemudian ketika mulai meningkat pertanyaannya, bisakah membuat MPI ?
Hal pertama yang terlintas pada benak seorang guru, saya khususnya langsung berfikir sebuah software yang sering dipakai untuk membuat animasi yaitu Macromedia Flash atau versi-versi Aplikasi Flash yang lain. Belum terlintas bahwa Powerpoint pun bisa dimanfaatkan untuk membuat multimedia pembelajaran interaktif. Dan tentu saja akan langsung terbayang langkah-langkah yang teramat sulit untuk mempelajari flash yang notabene dengan action scriptnya yang lumayan rumit.
Akan tetapi setelah mulai mengenal teman-teman guru yang juga senang terhadap multimedia pembelajaran interaktif ini dan mengikuti berbagai lomba yang pernah diadakan terkait MPI, mulai terang bahwa powerpoint pun sanggup melakukannya dengan sangat interaktif dan powerful.
Apalagi jika nantinya kita juga ingin membagikan pengetahuan kita tentang multimedia pembelajaran interaktif. Maka powerpoint adalah hal yang harus dikuasai dan bisa dibilang mudah dalam mendalaminya. Hal ini berdasarkan pengalaman setiap masing-masing guru yang tentu saja minimal sudah mengenal mengenai aplikasi powerpoint, walau sebatas dimanfaatkan sebagai alat untuk presentasi. Tidak kalah penting tentang kemudahan itu adalah aplikasi powerpoint sudah terinstal dalam PC ketika instal aplikasi office (microsoft word). Tidak bingung-bingung lagi untuk menginstal aplikasi macromedia Flash dan sejenisnya.
Namun ada beberapa hal yang perlu diketahui agar media pembelajran interaktif yang kita buat menjadi lebih mudah dalam penyusunan atau lebih powerful hasil akhirnya. Kurang lebih ada 4 hal yang harus kita ketahui demi hasil yang boleh dibilang bagus.